Komponen
koputer yang dipakai saat ini diturunkan dari model komputer yang
dibuat oleh matematikawan asal Hongaria, yaitu John von Neumann ( 1903 -
1957 ). Neumann berusaha membuat model komputer yang bisa bekerja
seefisien mungkin. Beliau membagi model hardware komputer menjadi lima
bagian besar : Pemroses ( CPU ), masukan ( input ), Keluaran ( output )
memori untuk kerja, dan memori untuk penyimpanan. model komputer neumann
ternyata masih digunakan bahkan hingga saat ini.
D. Ilmu Komputer
Ilmu komputer (bahasa Inggris: Computer Science), secara umum diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik tentang komputasi, perangkat keras (hardware) maupun perangkat lunak (software).
Ilmu komputer mencakup beragam topik yang berkaitan dengan komputer,
mulai dari analisis abstrak algoritma sampai subyek yang lebih konkret
seperti bahasa pemrograman, perangkat lunak, termasuk perangkat keras.
Sebagai suatu disiplin ilmu, Ilmu Komputer lebih menekankan pada
pemrograman komputer, dan rekayasa perangkat lunak (software), sementara teknik komputer lebih cenderung berkaitan dengan hal-hal seperti perangkat keras komputer (hardware). Namun demikian, kedua istilah tersebut sering disalah-artikan oleh banyak orang.
Tesis Church-Turing
menyatakan bahwa semua alat komputasi yang telah umum diketahui
sebenarnya sama dalam hal apa yang bisa mereka lakukan, sekalipun dengan
efisiensi yang berbeda. Tesis ini kadang-kadang dianggap sebagai
prinsip dasar dari ilmu komputer. Para ahli ilmu komputer biasanya
menekankan komputer von Neumann atau mesin Turing
(komputer yang mengerjakan tugas yang kecil dan deterministik pada
suatu waktu tertentu), karena hal seperti itulah kebanyakan komputer
digunakan sekarang ini. Para ahli ilmu komputer juga mempelajari jenis
mesin yang lain, beberapa diantaranya belum bisa dipakai secara
praktikal (seperti komputer neural, komputer DNA, dan komputer kuantum)
serta beberapa diantaranya masih cukup teoritis (seperti komputer random
and komputer oracle).
Ilmu Komputer mempelajari apa yang bisa
dilakukan oleh beberapa program, dan apa yang tidak (komputabilitas dan
intelegensia buatan), bagaimana program itu harus mengevaluasi suatu
hasil (algoritma), bagaimana program harus menyimpan dan mengambil bit
tertentu dari suatu informasi (struktur data), dan bagaimana program dan
pengguna berkomunikasi (antarmuka pengguna dan bahasa pemrograman).
CSAB
(Computing Sciences Accreditation Board,
http//www.csab.org) membuat definisi menarik tentang ilmu komputer: Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan
yang berhubungan dengan komputer dan atau komputasi. Di dalamnya terdapat
teoretis, eksperimen, dan pendesainan komponen. Serta termasuk didalamnya
hal-hal yang berhubungan dengan:
1. Teori-teori untuk memahami perangkat komputer,
program, dan sistem
2. Eksperimen untuk pengembangan dan pengetesan
konsep
3. Metodologi desain, algoritma, dan tool untuk
merealisasikannya.
4. Metode analisis untuk melakukan pembuktian
bahwa realisasi sesudah sesuai dengan persyaratan yang diminta.
E. Struktur Komputer
Struktur komputer didefinisikan sebagai cara-cara dari tiap-tiap
komponen yang menyusun computer saling berkaitan. Komponen-komponen
computer disusun sesuai dengan alur-alur bus yang mengalirkan data,
alamat dan mengendalikan antar komponen tersebut. Struktur computer
terdiri atas.
Peranti masukan (input device) berfungsi sebagai media computer untuk
menerima masukan atau perintah dari luar. Contoh keyboard, mouse, touch
screen, scanner dan lain-lain
a. Peranti keluaran (output device) berfungsi sebagai media computer
untuk memberikan atau menampilkan keluaran dari hasil pengolahan data.
Contoh, monitor, printer speaker dan lain-lain
b. Input / Outpurt Port berfungsi sebagai media penghubung untuk menerima dan mengirim data
c. Central processing unit (CPU) merupakan unit pengolah data, sering disebut dengan “otak” computer atau prosesor (processor).
d. Memori (memory) berfungsi untuk menyimpan data dan program
e. Data Bus, merupakan jalur bus perpindahan antar modul dalam system
computer, jalur bus biasanya terdiri atas 8,16,32 atau 64 saluran
parallel.
f. Bus alamat (address bus) digunakan untuk menandakan lokasi sumber
ataupun tujuan pada proses transfer data. CPU akan mengirimkan alamat
memori yang akan dibaca atau ditulis. Biasanya bus alamat terdiri dari
16,20,24 atau 32 saluran parallel.
g. Bus kendali (control bus) digunakan untuk mengontrol penggunaan serta
akses ke data bus dan address bus. Biasanya terdiri atas 4 sampai 10
saluran parallel.
F. Satuan Data
Satuan data dalam sistem komputer penting untuk ketahui. Harddisk,
Flasdisk yang kita gunakan mempunyai kapasitas yang dinyatakan dalam
byte, misalnya 120 Giga byte. Satuan data terkecil dalam sistem komputer
adalah bit (binary digit) / angka biner. Di atas satuan bit terdapat
byte, kilobyte, megabyte, gigabyte, terabyte dan petabyte. Kita juga
peranah mendengar istilah kilobit, megabit. Istilah ini biasanya
dikaitkan dengan kecepatan transfer data, misalnya 100 mbps (megabit per
second). Baiklah, kali ini saya akan menunjukkan satuan-satuan data
dalam sistem komputer.
Konversi Bit
- 1 byte = 8 bit
- 1 kilobyte = 1.024 byte
- 1 megabyte = 1.024 kilobyte
- 1 gigabyte = 1.024 megabyte
- 1 terabyte = 1.024 gigabyte
- 1 petabyte = 1.024 terabyte
Byte
Merupakan satuan yang digunakan untuk menyatakan sebuah karakter. Dimana satu karakter sama juga dengan 8 bit.
Kilobyte
Kilobyte merupakan tingkatan di atas byte, dimana 1 kilobyte = 1024 byte. Satuan Kilobyte disingkat dengan KB.
Megabyte
1 Megabyte = 1024 Kilobyte atau sama dengan 1024 x 1024 = 1.048.576 byte. Satuan ini disingkat dengan nama MB.
Gigabyte
1
Gigabyte = 1024 Megabyte atau sama dengan 1024 x 1024 x 1024 =
1.073.741.824 byte. Satuan ini dapat kita jumpai dalam kapasitas
Hardisk. Satuan Gigabyte disingkat menjadi GB.
Terabyte
1
Terabyte = 1024 Gigabyte atau sama dengan 1024x1024x1024x1024 =
1.009.511.627.776 byte. Dapat kita jumpai dalam kapasitas harddisk dan
memori pada komputer mainframe. Satuan ini disingkat dengan TB.
Petabyte
1 Petabyte = 1024 terabyte atau sama dengan 1024x1024x1024x1024x1024 = 1.125.899.906.842.624. Satuan ini diseingkat dengan PB.
G. Sistem Pengkodean Karakter
1. Kode Standar Amerika untuk Pertukaran Informasi atau ASCII (American Standard Code for Information Interchange)
merupakan suatu standar internasional dalam kode huruf dan simbol
seperti Hex dan Unicode tetapi ASCII lebih bersifat universal, contohnya
124 adalah untuk karakter "|". Ia selalu digunakan oleh komputer dan
alat komunikasi lain untuk menunjukkan teks. Kode ASCII sebenarnya
memiliki komposisi bilangan biner
sebanyak 7 bit. Namun, ASCII disimpan sebagai sandi 8 bit dengan
menambakan satu angka 0 sebagai bit significant paling tinggi. Bit
tambahan ini sering digunakan untuk uji prioritas. Karakter control pada
ASCII dibedakan menjadi 5 kelompok sesuai dengan penggunaan yaitu
berturut-turut meliputi logical communication, Device control,
Information separator, Code extention, dan physical communication. Code
ASCII ini banyak dijumpai pada papan ketik (keyboard) computer atau
instrument-instrument digital.
2. EBCDIC (Extended
Binary Coded Decimal Interchange Code) menggunakan 8-bit guna menyajikan data
yang ada. Dengan adanya 8-bit ini, tentu saja jumlah data yang disajikan
menjadi lebih besar, yaitu sebanyak 28 atau 256 kombinasi. 4
karakter yang berada disebelah kiri disebut sebagai zone-bits, dan 4 karakter
sisanya disebut sebagai numerik bits. Kode-kode ini banyak digunakan oleh
komputer IBM ataupun peralatan yang menggunakan standart IBM.
3. Unicode merupakan standar yang lebih baru. Pada standar ini sebuah
karakter dinyatakan dengan 16 bit. Hasilnya standar ini dapat mencakup
65.536 karakter. Dengan cara seperti ini berbagai simbol dalam bahasa
seperti Bahasa Arab dan Cina bisa ditampung.
H. Konverensi Sistem Biner dan Desimal
Konversi Sistem Biner dan Desimal
Sebagaimana telah diketahui bahwa komputer
menggunakan sistem biner, sedangkan manusia terbiasa menggunakan sistem
desimal. Mengingat hal seperti ini, adakalanya diperlukan untuk
mengetahui cara melakukan konversi dari kedua sistem bilangan tersebut.
Konversi dari sistem biner ke desimal
Misalnya terdapat bilangan 01001011 dalam sistem biner. Berapakah
ekivalennya dalam sistem desimal? Untuk memecahkan persoalan ini, bisa
dilakukan seperi ilustasi berikut ini.
Jadi, 01001011 biner identik dengan 75 desimal.
Konversi dari sistem desimal ke biner
Untuk keadaan sebaliknya, dari sistem desimal ke biner, dapat dilakukan seperti ilustrasi berikut ini.
Jika bilangan-bilangan sisa pembagian disusun dari bawah ke atas dan
dituliskan dari kiri ke kanan akan diperoleh susunan 1001011. Jika ingin
dijadikan 8 bit, bisa ditambahkan 0 di bagian kiri sehingga menjadi
01001011. Bilangan inilah yang ekivalen dengan 75 desimal